Fenomena Islamophobia



Kembali Kiblat TV merilis program Kiblat Review. Program yang dirilis belum genap sebulan lalu itu, hari ini memasuki edisi ke tiga. Kali ini tema yang diangkat seputar fenomena Islamophobia.

Menurut Agus Abdullah selaku penanggungjawab produksi, topik ini menarik untuk diangkat karena seiring dengan kesadaran umat Islam untuk kembali ke ajaran agamanya, meningkat pula kampanye Islamophobia. “Spektrumnya tidak lagi hanya di tingkat masyarakat, tetapi juga mulai mengarah kepada kebijakan pemangku kekuasaan,” ujarnya.

Dalam edisi ketiga ini, Kiblat Review menghadirkan narasumber tamu, Jaka Setiawan SH. Direktur Kajian Pengkajian Strategis PUSHAMI (Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia) menegaskan sesungguhnya kampanye Islamophobia justru menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk menjelaskan Islam yang sebenarnya.

Sementara itu Munarman, SH. selaku narasumber tetap menyebutkan beberapa trik yang dilakukan dalam kampanye Islamophobia tersebut. Diantaranya, menciptakan image dan menampilkan secara terus menerus sehingga menjadi diskursus publik, bahwa ada sekelompok tertentu dari umat Islam ini yang menyalahi nilai-nilai kehidupan bersama.

Obrolan yang dipandu Salman Faris ini semakin menarik ketika menyinggung soal pembubaran HTI oleh Pemerintah. Menurut Jaka Setiawan SH, pembubaran HTI menunjukkan sesungguhnya pemerintah sekarang percaya dan meyakini akan tegaknya kembali Khilafah Islamiyah.

“Jangan-jangan pemerintah percaya bahwa khilafah ini akan muncul. Kalau cuma dianggap utopia, kenapa dimasukkan sebagai ancaman?” kata pria yang akrab disapa Bang Jaka itu. “Mungkin (pemerintah) sudah ngaji semua, lalu percaya bahwa khilafah akan tegak,” sentilnya.

Tampilan Kiblat Review di channel youtube KiblatTV

Kiblat Review adalah program baru yang diluncurkan dua pekan lalu (30/05/2017). Dengan mengusung konsep obrolan seputar tema Islam kekinian, program ini dirilis setiap pekan sekali setiap Selasa.

Ditemui saat taping Kiblat Review di Jakarta Selatan (Selasa 13/06/2017), Agus Abdullah menyadari masih banyak kekurangan program ini. “Kami mengharapkan masukan dari pemirsa dan pembaca Kiblat.net dan KiblatTV, demi kesempurnaan program ini di masa mendatang,” ujarnya.
Untuk melihat tayangan utuhnya, silakan klik di sini.




Sumber : disini

Related

Peristiwa 3812458686561116973

Post a Comment

Teknik dan Strategi Menguasai Search Engine Google untuk Memenangkan Kompetisi Website Bisnis

http://picasion.com/

Software GO SMART AND FUN

Total Pageviews

Paling Banyak Dikunjungi

Belajar Import dari Cina

INDONESIAN 3D ARCHITECT COMMUNITY

Translate

item