Kisah Pelaku Kejahatan yang Balik Arah Bantu Polisi



Ali Imron yang dibon Polri untuk menumpas terorisme. Foto: Ari Saputra

Sederet pelaku kejahatan mengaku tobat. Mereka bahkan bersedia direkrut polisi untuk menumpas kejahatan, seperti Haikal, Ali Imron, Frank Lucas dan Frank Abagnale

Terhangat, penangkapan SH (19) alias Haikal terkait kasus pembobolan situs penjualan tiket.com. Hacker lulusan SMP ini telah menjebol 4.600 situs online. Polri berniat menggandeng Haikal menjadi tim siber dan partner Polri. Perekrutan itu akan dilakukan setelah proses pidana yang menjerat Haikal selesai. “Iya, biar jadi lurus dan bermanfaat bagi bangsa,” ujar Kanit III Subdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, AKBP Idam Wasiadi kepada detik.com Jumat (7/4/2017).

Bahkan, PT Global Networking merugi hingga Rp 4 miliar. Haikal menjebol situs tiket.com bersama tiga rekannya, MKU (19), AI (19) dan NTM (27). Haikal belajar meretas situs secara otodidak. Dia berhasil menjebol 4.600 situs termasuk situs milik pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga situs milik Polri.

Sebelum Haikal, ada Ali Imron yang dibon Mabes Polri. Ali Imron merupakan adik kandung teroris terpidana mati Amrozi dan Muklas. Pada 18 September 2003, dia hanya divonis pidana penjara seumur hidup atas keterlibatannya dalam pengeboman di Legian, Kuta Bali pada 2002 silam.
Bom Bali I yang meledak di Paddys Cafe dan Sari Club menewaskan 202 orang.
Ali Imron telah dibon Mabes Polri sejak 12 April 2004. Dia dibon untuk kepentingan pengembangan penyidikan terhadap kasus terorisme. Dari mulutnya-lah, polisi akhirnya bisa menggulung sejumlah tersangka terorisme lainnya di kemudian hari. Ali Imron dibon dalam waktu yang tidak terbatas dan dia dibawa ke mana saja itu urusan Mabes Polri. Ali Imron juga telah mengaku bertobat bahkan ia meminta untuk dilibatkan dalam upaya deradikalisasi.

Tentang dilibatkannya mantan terorisme oleh Polri, Kapolri Jenderal Tito Karnavian pernah memberi usulan kepada Panitia Khusus (Pansus) DPR RI yang membahas revisi Undang-undang Terorisme. Usulan Tito yaitu agar Pansus tersebut meminta kesaksian eks narapidana terorisme.

Sementara itu, Kepala BNPT Suhardi Alius juga mengungkapkan kehadiran Ali Imron diharapkan dapat memberikan masukan terkait bagaimana cara mengantisipasi aksi teror. Bagi Suhardi, cerita tentang pengalaman Ali Imron yang pernah melakukan aksi teror sangat bermanfaat. Keterangan Ali Imron menjadi pertimbangan anggota Pansus untuk membuat pasal-pasal baru terkait pencegahan dalam poin revisi UU No. 15 Tahun 2003 ini.

Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan juga berjanji akan mencoba untuk memfasilitasi keinginan Ali Imron untuk dilibatkan dalam upaya deradikalisasi. Menurut Luhut, upaya deradikalisasi merupakan tugas bersama dalam upaya pemerintah merancang pencegahan terorisme.

Tidak hanya di dalam negeri, pelaku kejahatan di luar negeri pun ada yang direkrut pemerintahnya untuk membantu menumpas kejahatan. Di akhir 1960-an hingga 1970-an, Frank Lucas diketahui mengontrol cincin heroin terbesar di Manhattan. Dia membeli langsung dari koneksinya di Asia dan menyelundupkan narkoba ke Amerika Serikat. Memiliki kekayaan senilai jutaan saat dia ditangkap 1975 dan dijatuhi hukuman 70 tahun penjara.

Lucas kemudian berbalik arah menjadi informan polisi, menyebutkan puluhan kaki tangan mafia dan polisi korup di New York sebagai ganti 15 tahun penjara. Kisah hidupnya juga ditayangkan menjadi film berjudul ‘American Gangster’.
Selain itu, ada Frank Abagnale. Lahir sebagai anak seorang pemilik bisnis alat tulis. Abagnale memasuki dunia kejahatan dengan skema kartu kredit dan cek. Dia menyamar sebagai profesional kantoran, membuat jejak di luar negeri dan ditangkap pada usia 21 tahun oleh polisi Prancis.

Dia sempat lolos dari pemeriksaan di setiap negara bagian AS dan 26 negara. Sekarang dia bekerja sebagai guru akademi di FBI dan membangun agensinya sendiri, mendidik korporasi dan institusi finansial dan organisasi pemerintah bagaimana cara mendeteksi dan menangani penipuan. Kisah hidupnya menjadi inspirasi film ‘Cathc Me If You Can’.

Sumber : disini



Related

Peristiwa 1210510681405835389

Post a Comment

Anda Sedang Mencari Panduan Cara Meraih Penghasilan dari Internet..? KLIK DISINI

Total Pageviews

Paling Banyak Dikunjungi

FOLLOW ME ON FANSPAGE

Translate

item