Pelecehan Ahok Terhadap Al-Quran Dalam Perspektif Ahli Tafsir


“Jika berkata dalam kebaikan adalah perak, maka diam dari perkataan buruk adalah emas.” Demikian tutur nasehat dari Ibnul Mubarak yang termaktub dalam kitab Jami’u al-‘Ulum wa al-Hikam halaman 136. Sebuah petuah pendek yang mengajari kita untuk berhati-hati dalam berucap, karena berawal dari lisan, tidak sedikit yang kemudian harus menanggung penyesalan.

Akan tetapi, penyesalan ternyata bukan milik semua orang. Banyak manusia yang sudah berulangkali jatuh dalam kesalahan, namun mereka tak sedikitpun tergerak untuk berbenah. Satu diantaranya adalah orang nomor wahid di ibu kota negeri ini.

Tak hanya pedas terhadap lawan politik, kepada lawan agamanya pun setali tiga uang. Bahkan firman Allah tidak luput ia lawan. Statement terbaru yang menuai banyak kecaman adalah pernyataannya melecehkan ayat suci Al-Quran sebagai kitab suci umat Islam dengan kalimat ‘Dibohongi pakai surat Al Maidah ayat 51.’ Bagi orang yang tidak paham dan tidak mengimani Al-Qur’an, tentu sangat tak beradab untuk ikut berkomentar tentang kandungannya.

Kita tidak akan berbicara dengan pasal atau ayat KUHP, karena terbukti ia begitu lemah melindungi kehidupan beragama. Kita pun tak ingin mengadili ‘Si Penghujat’ sebagaimana para politisi memanfaatkan moment ini hanya untuk pencitraan belaka. Akan tetapi kita tinjau dari ayat Al-Qur’an. 

Persoalan ini penting, terlebih lagi penghinaan ini dilakukan oleh orang non muslim. Itu sama saja menabuh genderang permusuhan dengan umat Islam. Tidak hanya menghina umat Islam Indonesia namun umat Islam seluruh dunia. Sehingga permohonan maaf pun tidak bisa menyelesaikan permasalahan ini.

Pelecehan Terhadap Islam

Allah Ta’ala, Rasulullah, dan agama Islam adalah tiga hal yang saling berkaitan erat dan tidak bisa dipisahkan. Ketiganya wajib diagungkan oleh seorang muslim. Penghinaan, pelecehan dan caci makian kepada salah satunya berarti penghinaan, pelecehan dan caci makian kepada dua perkara lainnya. Seorang muslim tentunya akan mengikuti tuntunan Al-Qur’an, as-Sunnah dan kesepakatan ulama dalam menyikapi tindakan dan orang yang melakukan penghinaan terhadap tiga hal di atas.

Al-Qur’an Berbicara Tentang Para Penghina   

Ayat-ayat Al-Qur’an secara tegas telah menerangkan bahwa orang yang menghina, melecehkan dan mencaci maki agama Islam adalah orang yang murtad jika sebelumnya ia adalah seorang muslim. Kekafiran orang tersebut adalah kekafiran yang berat, bahkan lebih berat dari kekafiran orang kafir asli seperti Yahudi, Nasrani dan orang-orang musyrik.

Adapun jika sejak awal ia adalah orang kafir asli, maka tindakan menghina, melecehkan dan mencaci maki tersebut telah menempatkan dirinya sebagai gembong kekafiran dan pemimpin orang kafir. Di antara dalil dari Al-Qur’an yang menegaskan hal ini adalah firman Allah Ta’ala,
وَإِنْ نَكَثُوا أَيْمَانَهُمْ مِنْ بَعْدِ عَهْدِهِمْ وَطَعَنُوا فِي دِينِكُمْ فَقَاتِلُوا أَئِمَّةَ الْكُفْرِ إِنَّهُمْ لا أَيْمَانَ لَهُمْ لَعَلَّهُمْ يَنْتَهُونَ
Jika mereka merusak sumpah (perjanjian damai)nya sesudah mereka berjanji dan mereka mencerca agama kalian, maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang kafir itu, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang tidak dapat dipegang janjinya, agar supaya mereka berhenti.” (QS. At-Taubah: 12).

Para Penghujat Di Mata Mufassirin

Dalam ayat yang mulia ini, Allah menyebut orang kafir yang mencerca dan melecehkan agama Islam sebagai aimmatu al-kufri, yaitu pemimpin-pemimpin orang kafir. Jadi ia bukan sekedar kafir biasa, namun gembong orang-orang kafir. Mengenai hal ini, Imam Al-Qurthubi berkata, “Barangsiapa membatalkan perjanjian damai dan mencerca agama Islam niscaya ia menjadi pokok dan pemimpin dalam kekafiran, sehingga berdasar ayat ini ia termasuk jajaran pemimpin orang-orang kafir.” (Al-Jami’ Li Ahkami Al-Qur’an, 8/84).

Beliau juga berkata, “Sebagian ulama berdalil dengan ayat ini atas wajibnya membunuh setiap orang yang mencerca agama Islam karena ia telah kafir. Mencerca (ath-tha’nu) adalah menyatakan sesuatu yang tidak layak tentang Islam atau menentang dengan meremehkan sesuatu yang termasuk ajaran Islam.”

Ibnu Katsir berkata, “Makna firman Allah ‘mereka mencerca agama kalian’ adalah mereka mencela dan melecehkan agama kalian. Berdasar firman Allah ini ditetapkan hukuman mati atas setiap orang yang mencaci maki Rasulullah, mencerca agama Islam atau menyebutkan Islam dengan nada melecehkan. Oleh karena itu Allah kemudian berfirman, ‘Maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang kafir itu, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang tidak dapat dipegang janjinya, agar supaya mereka berhenti.’ Maksudnya mereka kembali dari kekafiran, penentangan dan kesesatan mereka.” (Tafsiru Al-Qur’an Al-‘Azhim, 4/116).

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata, “Allah menamakan mereka pemimpin-pemimpin orang-orang kafir karena mereka mencerca agama Islam. Maka telah tetaplah bahwa setiap orang yang mencerca agama Islam adalah pemimpin orang-orang kafir. Jika seorang kafir dzimmi mencerca agama Islam maka ia telah menjadi seorang pemimpin bagi orang-orang kafir, ia wajib dibunuh berdasarkan firman Allah Ta’ala. (Ash-Sharimu Al-Mashlul ‘Ala Syatimi Ar-Rasul, hlm. 17).

Ketika Kafir Dzimmi Ikut Mencela

Tidak ada perbedaan pendapat bahwa jika orang yang mencaci maki tersebut adalah seorang muslim, maka ia wajib dihukum mati. Perbedaan pendapat terjadi ketika orang yang mencaci maki adalah orang kafir dzimmi. Imam Syafi’i berpendapat ia harus dihukum bunuh dan ikatandzimmahnya telah batal. Imam Abu Hanifah berpendapat ia tidak dihukum mati, sebab dosa kesyirikan yang mereka lakukan masih lebih besar dari dosa mencaci maki.

 Imam Malik berpendapat jika orang yang mencaci maki Nabi adalah orang Yahudi atau Nasrani, maka ia wajib dihukum mati, kecuali jika ia masuk Islam. Demikian penjelasan dari imam al-Mundziri. (‘Aunu al-Ma’bud Syarhu Sunan Abu Daud, 12/11)Wallahu a’lam.

Penulis : Feri Nuryadi, mahasiswa Makhad Ali An-Nur, Sukoharjo

Sumber : disini






Related

Artikel Kajian Islam 7792031725514954410

Post a Comment

Teknik dan Strategi Menguasai Search Engine Google untuk Memenangkan Kompetisi Website Bisnis

http://picasion.com/

Software GO SMART AND FUN

Total Pageviews

Paling Banyak Dikunjungi

Belajar Import dari Cina

INDONESIAN 3D ARCHITECT COMMUNITY

Translate

item