Download Gratis Kajian Islam Ust Oemar Mita : 3 Yang Terlupakan

Manusia Adalah Makhluk Yang Pelupa.  (الانسان محل الخطاء) Manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Maka pantas predikat itu selalu melekat pada diri manusia.

Al-insân adalah salah satu kata yang dipakai oleh Allah swt. untuk menyebut makhluk yang bernama manusia.

Kata insân menurut sebagain ahli bahasa Arab, memiliki keterkaitan makna dengan kata  (نسيان)  yang secara harfiyah berarti lupa. Oleh karena itu, manusia tidaklah disebut dengan insân keculai bahwa dia adalah makhluk yang pelupa;

Adalah sudah menjadi tabi’at manusia, bahwa dia dengan cepat dan mudah melupakan sesuatu, dan baru dia teringat serta menyadari apa yang dilupakan itu ketika berada dalam kondisi dan situasi sulit, genting, susah, atau membahayakan.

Menurut informasi al-Qur’an, setidaknya ada dua hal yang seringkali dengan mudah dilupakan manusia, dan barulah dia teringat dan menyadari apa yang telah dilupakan itu, ketika berada dalam kondisi sulit, susah dan membahayakan.

Pertama, manusia dengan mudah dan gampang melupakan Allah swt. dan baru ingat kembali kepada-Nya, ketika manusia menghadapi kondisi sulit, susah dan membahayakan. Begitulah yang disebutkan Allah dalam surat Yunus [10]: 12

وَإِذَا مَسَّ الْإِنْسَانَ الضُّرُّ دَعَانَا لِجَنْبِهِ أَوْ قَاعِدًا أَوْ قَائِمًا فَلَمَّا كَشَفْنَا عَنْهُ ضُرَّهُ مَرَّ كَأَنْ لَمْ يَدْعُنَا إِلَى ضُرٍّ مَسَّهُ كَذَلِكَ زُيِّنَ لِلْمُسْرِفِينَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Artinya: “Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdo`a kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdo`a kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan.”

Begitu juga dalam surat Fushshilat [41]: 50

وَلَئِنْ أَذَقْنَاهُ رَحْمَةً مِنَّا مِنْ بَعْدِ ضَرَّاءَ مَسَّتْهُ لَيَقُولَنَّ هَذَا لِي وَمَا أَظُنُّ السَّاعَةَ قَائِمَةً….

Artinya: “Dan jika Kami merasakan kepadanya sesuatu rahmat dari Kami sesudah dia ditimpa kesusahan, pastilah dia berkata: "Ini adalah hakku, dan aku tidak yakin bahwa hari kiamat itu akan datang…”

Begitulah sifat manusia yang cenderung dengan mudah melupakan Allah dalam kehidupannya. Manusia baru ingat kembali kepada Allah, ketika berada dalam kodisi susah dan berbahaya.

Lebih lanjut, silahkan simak kajian Ust Oemar Mita Lc dalam video berikut





Download Gratis Kajian Islam Ust Oemar Mita : 3 Yang Terlupakan  di sini






Related

Video Kajian Islam 5585595801623026747

Post a Comment

Teknik dan Strategi Menguasai Search Engine Google untuk Memenangkan Kompetisi Website Bisnis

http://picasion.com/

Software GO SMART AND FUN

Total Pageviews

Paling Banyak Dikunjungi

Belajar Import dari Cina

INDONESIAN 3D ARCHITECT COMMUNITY

Translate

item