Headlines News :

.

Loading...
Home » » Habib Rizieq - Bubarkan Densus 88

Habib Rizieq - Bubarkan Densus 88

mediakita Wednesday, March 6, 2013 | 5:32 AM


Habib Rizieq sempat menyinggung ulah Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri yang kerap kali melakukan penangkapan secara ceroboh dan melakukan penembakan secara membabi buta kepada umat Islam. Menurutnya tindakan Densus 88 tersebut tidak dapat didiamkan terus menerus, umat Islam perlu melakukan perlawanan jika tindakan brutal masih saja dijadikan standar operasi Densus 88.

"Kalau salah tangkap bisa segera dibebaskan, kalau salah tembak langsung mati. Jadi saya ingatkan kepada para pemuda jika tidak punya salah jangan takut rumahnya digerebek Densus 88, lawan..." tegasnya.

Diamnya umat Islam selama ini, menurut Habib Rizieq bukanlah karena takut terhadap Densus 88. Akan tetapi, umat Islam masih menyayangi negeri ini dan mempertimbangkan maslahat banyak hal. Namun, jika memang Densus 88 masih menzalimi umat Islam Indonesia, FPI akan mengumumkan perlawanan.

Ia pun berharap PusHAMi dapat menjadi garda terdepan dalam membela dan mengadvokasi umat Islam yang dizalimi Densus 88 ataupun aparat penegak hukum lainnya. Selain itu, ia meminta agar umat Islam tidak takut dengan kezaliman yang diperbuat Densus 88. Habib Rizieq menyemangati untuk menjaga harga diri dan kemuliaan untuk melawan mereka.

"Daripada anda ditangkap hidup-hidup, dan disuruh mengaku macam-macam yang tidak anda perbuat, lebih baik anda melawan dan mati, ya lebih baik mati" Tegasnya bersemangat.

Habib Rizieq cukup gembira dengan berkumpulnya tokoh-tokoh dan ormas Islam untuk berhimpun membela umat Islam melalui pendirian PusHAMi tersebut. enurutnya menjadi isyarat keinginan umat Islam untuk bersatu.

Maka dari itu, ia meminta umat Islam untuk bijak melihat perbedaan atau khilafiyah dalam persoalan agama. Jika memiliki perbedaan selayaknya dilakukan diskusi dan dialog yang sehat dan kepala dingin penuh kekeluargaan. Tidak mudah untuk langsung main vonis. Pasalnya, menurut Habib Rizieq fenomena asal saling tuduh dan vonis dimanfaatkan oleh intelijen dan BNPT untuk memecah belah umat Islam untuk saling berperang serta mengarahkan pada stigma teroris serta ekstrim.

"Intelijen bermain di antara kita, mereka ingin umat melakukan takfiri (saling mengkafirkan, red), saling membid'ahkan agar kita berpecah belah. Hati-hati saudara," tegasnya lagi.

Untuk menghadapi itu semua, diperlukan itikad baik umat Islam untuk bersatu dan menjaga persatuan umat.

"Ingatlah saudara Islam bersatu tak bisa dikalahkan," cetusnya disambut takbir.





Artikel Terkait:

Share this article :

0 comments:

Hot News

More on this category »

Liputan Kajian Islam

More on this category »

Dokumenter Konspirasi Musuh Islam

More on this category »

Melawan Konspirasi

More on this category »

Konspirasi Menghadang Islam

More on this category »

Paling Banyak Dibaca

Paling Populer

Anda Pengunjung ke :

Translate